Halaman

Minggu, 31 Oktober 2010

Bencana negeri ini, musibah atau isyarat ?

Alam yang biasa menjadi sahabat manusia, kini seakan menjadi musuh bagi mereka. Alam yang biasa membuat hati manusia tenang dan bersahaja kini berubah menjadi sesuatu yang menyeramkan. Pertanda apakah ini?
26 Oktober 2010 menjadi hari pembuktian bahwa alam memang saat ini kurang bersahabat lagi dengan manusia. Dua bencana di dua kota terjadi hampir secara bersamaan. Sebuah gunung di salah satu kecamatan di kota Yogyakarta seakan memberontak dan mengeluarkan kekuatannya sehingga membuat manusia tak berdaya. Di sebelah barat Indonesia lain lagi. Di sana, kepulauan kecil bernama Mentawai diguncang oleh gempa dan kemudian di sapu oleh tsunami. Ratusan korban jiwa pun berjatuhan. Seketika saat itu Indonesia berkabung. Dukungan moril dan materil berdatangan dari berbagai penjuru, tak hanya dari Indonesia tapi juga dari mancanegara.
Kejadian ini mengisyaratkan banyak pihak bahwasanya ada apa dengan angka 26 bagi Indonesia. Memang tak dipungkiri, 26 adalah momok bagi bangsa ini. Secara kebetulan sudah banyak terjadi bencana pada hari yang menunjukkan angka ini.
26 Agustus 1883 silam, Gunung Krakatau memuntahkan isinya dan menewaskan ribuan orang.
26 Desember 2004, Gempa dan Tsunami di Aceh yang menewaskan ratusan ribu orang.
26 Mei 2006, Gempa Jogja, 26 Juni 2010 Gempa Tasik, dan yang terkini, 26 Oktober Tsunami Mentawai feat. Merapi Meletus.
26, 26, dan 26.... Angka yang seakan kurang bersahabat dengan bangsa ini. Marilah kita renungkan bersama, dan kembali kepada Sang Pencipta. Merujuk pada Juz 26 dan ayat 26, Allah SWT berfirman "Dan sungguh, Kami telah meneguhkan kedudukan mereka (dengan kemakmuran dan kekuatan) yang belum pernah Kami berikan kepada kamu dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan, dan hati; tetapi pendengaran, penglihatan, dan hati mereka itu tidak berguna sedikitpun bagi mereka, karena mereka (selalu) mengingkari ayat-ayat Allah, dan (ancaman) azab yang dahulu mereka perolok-olokkan telah mengepung mereka.(QS.Al Ahqaf : 26).
Lantas ada apa di Surah ke-26 dalam Al Qur'an, disituw Surah Asy Syu'ara' menjelaskan tentang adzab Allah SWT.
Subhanallah.....  inilah kuasa Allah yang memang sudah mengetahui akan adanya kejadian ini..
Musibah ini bukan semata-mata karena alam yang sudah rentan, tapi musibah ini bisa menjadi isyarat untuk bangsa ini. Isyarat untuk melakukan perubahan-perubahan ke arah yang baik. Isyarat untuk tidak ada lagi penindasan bagi rakyat kecil, isyarat untuk tidak ada lagi koruptor yang berkeliaran, dan isyarat untuk kembali ke jalan yang Allah ridhoi. 
Bangsa yang cerdas adalah bangsa yang selalu tak lupa melihat ke belakang untuk terus bisa introspeksi, dan bangsa yang selalu optimis melangkah ke depan demi perbaikan yang lebih baik.

Jumat, 29 Oktober 2010

Perihal Berbakti

1.Hadis riwayat Asma ra., ia berkata:
Aku bertanya kepada Rasulullah saw.: Wahai Rasulullah, ibuku (seorang musyrik) datang kepadaku mengharap bakti dariku. Apakah aku harus berbakti kepadanya? Rasulullah saw. bersabda: Ya Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 1670


2.Dari Usair bin Amr, ada yang mengatakan bahawa ia adalah bin Jabir - dengan dhammahnya hamzah dan fathahnya sin muhmalah, katanya: "Umar bin Alkhaththab ketika didatangi oleh sepasukan pembantu - dalam peperangan - dari golongan penduduk Yaman, lalu ia bertanya kepada mereka: "Adakah di antaramu semua seorang yang bernama Uwais bin 'Amir?" Akhirnya sampailah Uwais itu ada di mukanya, lalu Umar bertanya: "Adakah anda bernama Uwais." Uwais menjawab: "Ya." Ia bertanya lagi: "Benarkah dari keturunan kabilah Murad dari lingkungan suku Qaran?" Ia menjawab: "Ya." Ia bertanya pula: "Adakah anda mempunyai penyakit supak, kemudian anda sembuh daripadanya, kecuali hanya di suatu tempat sebesar wang dirham?" Ia menjawab: "Ya." Ia bertanya lagi: "Adakah anda mempunyai seorang ibu?" Ia menjawab: "Ya." Umar lalu berkata: "Saya pernah mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:


"Akan datang padamu semua seorang bernama Uwais bin 'Amir beserta sepasukan mujahidin dari ahli Yaman, ia dari keturunan Murad dari Qaran. Ia mempunyai penyakit supak lalu sembuh dari Penyakitnya itu kecuali di suatu tempat sebesar wang dirham. Ia juga mempunyai seorang ibu yang ia amat berbakti padanya. Andaikata orang itu bersumpah akan sesuatu atas nama Allah, pasti Allah akan melaksanakan sumpahnya itu - dengan sebab amat berbaktinya terhadap ibunya itu. Maka jikalau engkau kuasa meminta padanya agar ia memintakan pengampunan - kepada Allah - untukmu, maka lakukanlah itu!" Oleh sebab itu, mohonkanlah pengampunan kepada Allah - untukku. Uwais lalu memohonkan pengampunan untuk Umar. Selanjutnya Umar bertanya lagi: "Ke manakah anda hendak pergi?" Ia menjawab: "Ke Kufah." Umar berkata: "Sukakah anda, sekiranya saya menulis - sepucuk surat - kepada gabenor Kufah - agar anda dapat sambutan dan pertolongan yang diperlukan." Ia menjawab: "Saya lebih senang menjadi golongan manusia yang fakir-miskin."


Setelah tiba tahun mukanya, ada seorang dari golongan bangsawan Kufah berhaji, lalu kebetulan ia menemui Umar, kemudian Umar menanyakan padanya perihal Uwais. Orang itu menjawab: Sewaktu saya tinggalkan, ia dalam keadaan buruk rumahnya lagi sedikit barangnya - maksudnya sangat menderita." Umar lalu berkata: "Saya pernah mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Akan datang padamu semua seorang bernama Uwais bin 'Amir beserta sepasukan mujahidin dari ahli Yaman, ia dari keturunan Murad dari Qaran. Ia mempunyai penyakit supak lalu sembuh dari penyakitnya itu kecuali di suatu tempat sebesar wang dirham. Ia juga mempunyai seorang ibu yang ia amat berbakti padanya. Andaikata orang itu bersumpah akan sesuatu atas nama Allah, pasti Allah akan melaksanakan sumpahnya itu. Maka jikalau engkau kuasa meminta padanya agar ia memintakan pengampunan - kepada Allah untukmu, maka lakukan itu!" Orang bangsawan itu lalu mendatangi Uwais dan berkata: "Mohonkanlah pengampunan - kepada Allah - untukku. Uwais berkata: "Anda masih baru saja waktunya melakukan perjalanan yang baik - yakni ibadat haji, maka sepatutnya memohonkanlah pengampunan untukku." Uwais lalu melanjutkan katanya: "Adakah anda bertemu dengan Umar?" Ia menjawab: "Ya". Uwais lalu memohonkan pengampunan untuknya. Orang-orang banyak lalu mengerti siapa sebenarnya Uwais itu, mereka mendatanginya, kemudian Uwais berangkat - keluar dari Kufah menurut kehendaknya sendiri." (Riwayat Muslim)

Kamis, 28 Oktober 2010

Tampil grogi, PSM menang susah payah

Dalam lanjutan Indonesia Super League 2010-2011 kemarin malam di Stadion A. Matalatta, Makassar, tersaji duel sengit antara PSM Makassar menjamu tamunya Persisam Putra Samarinda. Duel yang disaksikan langsung oleh Walikota Kota Makassar dan Kapolda Sulawesi Selatan serta puluhan ribu The Macz Man ini berakhir dengan keunggulan PSM 2-1.
Persisam sebenarnya sempat unggul 0-1 di paruh pertama tepatnya menit 26' lewat gol dari Julio Lopez yang juga pernah bermain di PSM dua musim lalu. Namun di babak kedua PSM berhasil membalikkan keadaan dan berhasil menang 2-1 berkat dua gol yang masing-masing diciptakan oleh Djayusman Triasdi menit 64' dan Marwan Sayyedeh menit 87'.
Hasil ini sementara menempatkan PSM di posisi kedua dengan nilai 12 dari hasil 5 kali pertandingan dan terpaut 4 poin dari Persipura Jayapura di puncak klasemen.
Semoga konsistensi anak asuhan tim Robert Albert ini bisa berlanjut di partai-partai berikutnya... Ewako PSM!!!

Rabu, 27 Oktober 2010

Membaca basmalah sebelum makan dan menggunakan tangan kanan untuk makan

[Bukhari 5376] Diriwayatkan dari Umar bin Abu Salamah ra: Ketika saya masih kanak-kanak, saya diasuh oleh Rasulullah Saw. Suatu ketika tangan saya menjamah semua hidangan yang ada, lalu Rasulullah Saw bersabda kepada saya, "Wahai si anak, ucapkan Basmalah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah makanan yang ada di dekatmu". Kata Umar: Semenjak itu saya selalu makan sesuai dengan anjuran Rasulullah Saw.

ketika pagi masih ada untuk kita

Jika pagi masih ada....
itu pertanda bahwa....


Masih ada kesempatan untuk hidup...
masih ada peluang untuk jadi yang terbaik...
masih ada waktu untuk kita taubat...
masih ada berkat yang tersedia...
masih ada pilihan yang bisa kita buat...
dan masih banyak lagi yang kita bisa perbuat...


Kemarin adalah kenangan...
jadikanlah sebagai introspeksi diri...
Hari ini adalah kenyataan...
jadikanlah sebagai ajang pembuktian...
Dan esok adalah harapan...
jadikanlah sebagai impianmu...


Janganlah terlalu menyesal akan kejadian kemarin jika pagi itu masih ada...
Janganlah terlalu obsesif akan impian yang kamu inginkan karena pagi belum tentu datang lagi...
Maka, ketika pagi itu menyapamu,,, manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya....

Selasa, 26 Oktober 2010

Mati Syahid

Dari Abdullah bin 'Amr bin al-'Ash radhiallahu 'anhuma, katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Barangsiapa yang terbunuh karena membela harta - yang menjadi miliknya, maka ia adalah syahid." (Muttafaq 'alaih)

. Dari Abul-A'war yaitu Said bin Zaid bin 'Amr bin Nufail, salah seorang di antara sepuiuh orang yang disaksikan akan mem-peroleh syurga - yakni bahwa Nabi s.a.w. telah menjelaskan bahwa mereka itu pasti masuk syurga - radhiallahu anhum, katanya: "Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: "Barangsiapa yang terbunuh karena membela harta - yang dimilikinya, maka ia adalah mati syahid, barangsiapa terbunuh karena membela darahnya - yakni mempertahankan diri karena hendak dibunuh oleh seseorang, maka ia juga mati syahid, barang- siapa yang terbunuh karena mempertahankan agamanya, iapun mati syahid dan barangsiapa yang terbunuh karena mempertahankan keluarganya - kehormatan mereka, maka ia juga mati syahid." ...

Kejutan Lazio berlanjut!

Tim "elang biru" S.S Lazio masih terus melanjutkan tren positifnya di seri A Liga Italia. Hasil terbaru yang mereka raih yakni dengan mengalahkan Cagliari 2-1 di Olimpico Roma, Minggu malam (24/10). Dua gol yang mengantar Lazio masih kokoh di puncak klasemen di cetak oleh S.Floccari (22') dan S.Mauri (53'). Sementara gol balasan Cagliari di cetak oleh A.Matri (59'). Dengan hasil ini Lazio memimpin klasemen sementara dengan nilai 19 terpaut dua angka dengan Milan di posisi kedua yang dini hari tadi mempecundangi Napoli dikandangnya dengan skor 2-1. Dua gol milan dicetak pemain anyar mereka yang baru direkrut musim ini yakni Robinho (22') dan Ibrahimovic (72'). Sementara  satu gol Napoli dicetak oleh E.Lavezzi (78').
Sementara itu tiga anggota big four Seri A yang lainnya menuai hasil yang kurang memuaskan. Inter tertahan oleh Il Samp di San Siro 1-1. Gol Eto'o (80') berhasil menyelamatkan Inter dari kekalahan setelah tertinggal terlebih dahulu oleh S.Guberti (62'). Lantas La Vecchia Signora, Juventus hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan tuan rumah Bologna di Renato Dall'ara dan Roma tertahan oleh Parma di Ennio Tardini dengan skor yang sama. Hasil ini tidak mempengaruhi posisi mereka di klasemen, Inter (3), Juventus (5), dan Roma (14).
Hasil Lengkap Giornata 8
  • Fiorentina 2-1 Bari
  • Bologna 0-0 Juventus
  • Parma 0-0 Roma
  • Chievo 2-1 Cesena
  • Genoa 1-0 Catania
  • Lazio 2-1 Cagliari
  • Lecce 2-1 Brescia
  • Udinese 2-1 Palermo
  • Inter 1-1 Sampdoria
  • Napoli 1-2 Milan
Klasemen Sementara hingga Giornata 8
1. Lazio 8 6 1 1 12 - 6 19
2. Milan 8 5 2 1 13 -6 17
3. Inter 8 4 3 1 10 -4 15
4. Chievo 8 4 1 3 11 - 8 13
5. Juventus 8 3 3 2 16 - 9 12
6. Napoli 8 3 3 2 14 -11 12
7. Palermo 8 3 2 3 15 - 12 11
8. Sampdoria 8 2 5 1 10 - 8 11
9. Genoa 8 3 2 3 8 - 9 11
10. Lecce 8 3 2 3 7 - 13 11
11. Udinese 8 3 1 4 6 - 10 10
12. Catania 8 2 3 3 7 - 8 9
13. Brescia 8 3 0 5 8 - 11 9
14. AS Roma 8 2 3 3 7 - 12 9
15. Fiorentina 8 2 2 4 9 - 10 8
16. Bologna 8 1 5 2 8 - 12 8
17. Cesena 8 2 2 4 6 - 10 8
18. Bari 8 2 2 4 7 - 13 8
19. Cagliari 8 1 4 3 8 - 8 7
20. Parma 8 1 4 3 6 - 8 7

Minggu, 24 Oktober 2010

Sahur Bareng Anak Panti

Di Bulan Ramadhan lalu, Ikatan Remaja Masjid Al Hilal atau yang akrab didengar IRMALA, melangsungkan kegiatan bakti sosial di panti asuhan Cendekia yang terletak di Jl. Kampus UVRI, Antang. Acara ini berlangsung pada waktu dini hari dengan tajuk "sahur bareng nak Panti" tepat pada tanggal 4 September 2010. Baik dari pihak penyelenggara yang dalam hal ini IRMALA maupun pihak panti asuhan sangat antusias dalam melaksanakan kegiatan ini. Ini terlihat dengan banyaknya partisipasi dri teman-teman IRMALA. Acara inipun menjadi acara pamungkas IRMALA dari semua kegiatan yang mereka langsungkan selama bulan Ramadhan tahun ini. Congrats to IRMALA.....

Sabtu, 23 Oktober 2010

Thank's Wildhiansyah

Tragis dan dramatis. Itulah gambaran 2x45 menit laga antara Persib Bandung melawan PSM Makassar. Tampil di hadapan puluhan ribu bobotohnya, Persib harus mengakui keunggulan tim PSM dengan skor 1-2. Gol bunuh diri pemain defender dari Persib, Wildhiansyah mengantarkan PSM untuk sementara kembali merengsek ke papan atas Liga Super Indonesia 2010-2011.
Jalannya pertandingan antara kedua tim tidak berimbang khususnya di babak pertama. Persib sangat dominan baik dalam ball possesion maupun tendangan ke arah gawang. Namun justru PSM di penghujung babak pertama yang mampu mencuri gol lewat heading terarah dari A. Oddank.Ketinggalan 0-1, Persib semakin ofensif di paruh kedua, dan hasilnya di menit 53 wasit Ole Hadi memberikan hadiah penalti kepada Persib Bandung setelah Fandy Edy dinilai melanggar Shahril, padahal tampak jelas ini bukanlah pelanggaran karena sliding tackle Fandy Edy sangat bersih. Atep yang mengambil penalti kontroversial ini sukses menceploskan bola ke gawang Deny Marcel dan skor pun 1-1. Pertandingan dengan tensi panas membuat kedua pelatih melakukan berbagai strategi termasuk pergantian pemain, dan kali ini Rene Alberts lebih jeli. Memasukkan Marwan Sayyedeh di pertengahan babak kedua, lini tengah PSM semakin hidup, dan akhirnya serangan gencar PSM berbuah hasil 3 menit sebelum injury time. Umpan tarik mendatar dari Obiora coba dipotong oleh Wildhiansyah, namun sayang bola malah meluncur ke dalam gawangnya sendiri. Alhasil skor pun 1-2 untuk PSM dn bertahan hingga peluit panjang.
Salut buat PSM, pertahankan konsistensimu.... Ewako Juku Eja...

Diri, Introspeksi lah.............

Sebelum kita naik pesawat dan mengudara di langit untuk pertama kalinya, kita beranggapan bahwa langit yang kita lihat dari bawah betapa tingginya. Namun ketika telah mencapai langit tersebut, ternyata itu hanya lapisan awalnya, karena diatasnya masih ada lagi langit. Begitupun juga ketika kita mencoba untuk menggali bumi ini. Ketika kita mencoba menggali tanah, ternyata sedalam apapun itu, dilapisan bawahnya masih ada lagi tanah.
Uraian diatas hanyalah contoh aktivitas yang dapat kita analogikan untuk berintrospeksi diri. Ketika kita merasa telah berada pada tingkat tertinggi dalam berbagai aspek kehidupan, kadang kita lupa diri sehingga lupa untuk bersyukur. Padahal hal tersebut belum apa-apa, sebab masih ada yang jauh lebih di atas daripada kita. Begitupun ketika kita merasa berada pada titik terendah dalam kehidupan kita. Kita terkadang kehilangan kesabaran dan terkadang mencari jalan pintas untuk keluar dari titik tersebut. Padahal jika kita pandai bersyukur, kita pastinya berpikir bahwa masih ada orang-orang yang senasib bahkan titiknya lebih rendah daripada kita.
Untuk itu, syukurilah apa yang kita telah peroleh dan alami selama ini. Janganlah selalu merasa akan kekurangan, karena hal tersebut bisa membawa kita kedalam kesempitan. Namun jangan juga selalu merasa lebih dari apapun, karena dapat menggiring kita dalam kesombongan.

Lanjutan LSI 2010-2011 ; Persib Bandung - PSM Makassar (Sabtu, 23/10, Live on ANTV at 7.30 p.m)