Halaman

Selasa, 13 Maret 2012

Masih perlukah harga BBM dinaikkan???










BBM naek?? Knp bisa yah?? Subsidinya mau dikurangkan?? atau ada masalah lain?? mmm. mari kita coba hitung2 knp pemerintah rencana menaikkan harga BBM nanti. Datanya menurut asumsi RAPBN-P 2012, dan analisis yg kupake' adalah analisis yg pernah dipakai oleh Kwik Kian Gie







Lifting :



Harga (dalam US$) -nilai yang diusulkan oleh pemerintah-per barrel = 105



Nilai Tukar : 1 US$  = 10,000







Data untuk Kalkulasi :



Milik/Hak Indonesia : 



Hasil lifting  (asumsi RAPBN-P 2012)  :  930,000 BOPD (barel oil per day) 



berarti dalam setahun = (930,000 x 360 hr =  334,8 juta barrel)



Besaran hasil lifting = 334.8 juta per barrel x 105 x 10,000,- = Rp.351,54 T





Penerimaan Migas Indonesia (RAPBN-P 2012) = US$32,14 miliar = Rp.321,40 T





Jadi, Hak kepemilikan Migas untuk rakyat Indonesia  = 91.43%




Maka, sisanya untuk kepemilikan asing = 8.57%
















Kebutuhan Migas Lokal  (dr sebuah sumber di internet, dan ini 





adalah estimasi paling buruknya) 1,2 juta barrel/hari





Jadi, kebutuhan konsumsi Migas (BBM) dalam satu tahun :





1,2 juta barrel x 360 hr = 432 juta barrel



Hak milik Lokal (91 % x 334,8 juta barrel) 304.67 juta barrel



Kekurangan yang akan diimpor 127.33 juta barrel



Nilainya dalam rupiah (yang diimpor) dgn catatan :





Sy mengambil estimasi terburuk dr kenaikan harga minyak dunia





yakni sebesar US$120 per barrel nya.





(127,33 juta x 120)x Rp.10.000,- 152.79 triliyun



Penerimaan Migas Indonesia (menurut asumsi RAPBN-P 2012) 321.40 triliyun



Kelebihan Kas Negara 168.61 triliyun